Benarkah HTC U11 Dapat “Diremas” ?

Pada pertengahan tahun 2017 lalu, HTC resmi meluncurkan smartphone terbarunya yang berbasis pada Android U11. Perangkat flagship tersebut merupakan generasi terbaru dari HTC 10 yang resmi diperkenalkan pada tahun 2016 lalu.

HTC U11 ini tergolong smartphone unik dan berbeda dari smartphone lainnya karena pengguna dapat “meremas” perangkat tersebut untuk menjalankan beberapa fungsi tertentu, salah satunya yaitu menyalakan kamera dan mengambil foto.

Cara kerja unik HTC U11 tersebut dikarenakan adanya fitur Edge Sense, dimana fitur tersebut diletakkan pada tepi kanan dan kiri layar. Sensor Edge Sense tersebut dapat mendeteksi kekuatan genggaman pengguna, sehingga ketika perangkat “diremas” dalam waktu tertentu, maka perangkat akan secara otomatis dapat menjalankan fungsi tertentu.

Fitur tersebut cukup menarik karena pengguna dapat mengatur sendiri waktu “peremasannya”. Contohnya, yaitu ketika pengguna “meremas” dalam kurun waktu 3 detik, maka kamera akan menyala. Contoh lainnya yaitu ketika pengguna menggenggam kuat perangkat dalam waktu 5 detik, maka lampu flash dapat menyala.

Yang menarik lainnya, ponsel pintar besutan vendor Tiongkok kini juga akan dibekali dengan fitur aisten digital, yaitu Google Assistant. Selain itu, bahkan untuk pasar tertentu, HTC akan melengkapi perangkat besutannya dengan asisten digital Amazon Alexa.

Melihat spesifikasi yang dibekalkan padanya, HTC U11 memiliki layar Super LCD berukuran 5,5 inci yang telah beresolusi Quad HD atau 4K, serta dibekali pula dengan proteksi layar terbaik Corning Gorilla Glass 5.

Untuk dapur mekanisnya, tak tanggung-tanggung HTC pun membekalinya dengan komponen hardware kelas atas, antara lain yaitu chipset Snapdargon 835, serta RAM berkapsitas 4 GB dan ruang penyimpanan 64 GB. untuk pasar di luas AS, bahkan terdapat varian RAM jumbo 6 GB dan penyimpanan 128 GB.

Dari segi lini kameranya, HTC U11 juga dipersenjatai dengan kamera uatama beresolsui 13 megapiksel yang telah dilengkapi dengan teknologi UltraPixel 3, aperture f/1.7, OIS, micron pixel 1,4, dual LED flash, serta kemampuan merekam video 4K. Sedangkan kamera selfienya, mengandalkan resolusi 16 megapiksel yang didukung dengan perekaman video Full HD 1080p, serta terdapat fitur panorama.

Perangkat flagship ini kabarnya akan dibanderol dengan harga 749 euro atau sekitar Rp. 11 juta. Belum diketahui apakah perangkat ini akan menyambangi Indonesia atau tidak.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!